Torna ai risultati
Scheda bibliografica · Consultazione e accesso
Artículo

RESILIENSI PADA WANITA USIA DEWASA AWAL PASCA PERCERAIAN DI SENDANGMULYO, SEMARANG

Ranis Diyu Sasongko et al · Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro · 2014

Testo completo ad accesso aperto
Lettura rapida. Controlla i dati essenziali della risorsa e accedi al contenuto con il pulsante principale. La scheda mostra solo le informazioni necessarie per identificare, citare e aprire l’opera.

Accesso alla risorsa

Apri il contenuto dall’opzione principale o scegli un’altra fonte disponibile.

DOAJ DOAJ Articles
Entrar por DOAJ
Accesso principale

Testo completo ad accesso aperto

Texto completo identificado como acceso abierto.
Apri testo

Riepilogo

Descripción general del contenido del recurso.

Resiliensi adalah kemampuan atau kapasitas yang dimiliki individu, kelompok atau masyarakat yang memungkinkan untuk menghadapi, mencegah, meminimalkan dan bahkan menghilangkan dampak-dampak yang merugikan dari kondisi-kondisi yang tidak menyenangkan atau mengubah kondisi yang menyengsarakan menjadi suatu hal yang wajar untuk diatasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan memahami penyesuaian wanita dalam menjalani kehidupannya pasca perceraian. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Sampel terdiri dari tiga orang wanita yang melakukan perceraian. Metode pengumpulan data diperoleh dari hasil indepth interview dan observasi, sedangkan untuk menjaga keterpercayaan (kredibilitas) data, dilakukan triangulasi sumber yaitu terhadap orang terdekat. Hasil dari penelitian ditemukan bahwa resiliensi pada wanita usia dewasa awal pasca-perceraian dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal yang saling melengkapi. Dukungan keluarga dan hubungan sosial yang baik dengan orang lain sangat mempengaruhi proses resiliensi subyek. Kemampuan yang dimiliki subyek dalam menghadapi dan menyelesaikan permasalahan di kehidupan barunya membawa subyek pada tahap overcoming saja atau bahkan sampai tahap reaching out. Penemuan baru yang tidak ada dalam teori resiliensi menyatakan religiusitas tinggi, tingkat pendidikan, laman masa perceraian, dan jumlah anak yang dimiliki termasuk dalam faktor pelindung subyek yang mendukung dalam mengembangkan resiliensi dengan optimal.

Come citare

Elegí el formato que necesitás y copiá la referencia al portapapeles.

APA 7

al, R. D. S. E. (2014). RESILIENSI PADA WANITA USIA DEWASA AWAL PASCA PERCERAIAN DI SENDANGMULYO, SEMARANG. https://doi.org/10.14710/empati.2013.7374

MLA

al, Ranis Diyu Sasongko et. "RESILIENSI PADA WANITA USIA DEWASA AWAL PASCA PERCERAIAN DI SENDANGMULYO, SEMARANG." 2014. https://doi.org/10.14710/empati.2013.7374.

Chicago

al, Ranis Diyu Sasongko et. 2014. "RESILIENSI PADA WANITA USIA DEWASA AWAL PASCA PERCERAIAN DI SENDANGMULYO, SEMARANG.". https://doi.org/10.14710/empati.2013.7374.

Harvard

al, R. D. S. E. 2014, RESILIENSI PADA WANITA USIA DEWASA AWAL PASCA PERCERAIAN DI SENDANGMULYO, SEMARANG, Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, available at: https://doi.org/10.14710/empati.2013.7374 [Accessed 6 Aug. 2026].

Condividi e stampa

Salva la scheda, copia il link permanente o stampala in PDF.

Esporta riferimento

Esporta il record nei formati più comuni per usarlo con un gestore bibliografico.

Dettagli della risorsa

Informazioni bibliografiche utili per verificare che sia il materiale corretto.

Titolo
RESILIENSI PADA WANITA USIA DEWASA AWAL PASCA PERCERAIAN DI SENDANGMULYO, SEMARANG
Autore / collaboratori
Ranis Diyu Sasongko et al
Editore
Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro
Anno di pubblicazione
2014
ISSN
2337-375X
ISSN
2337-375X
Lingua
Inglés

Soggetti

Esplora risorse correlate a partire da questi soggetti.

Copiato