Volver a resultados
Ficha bibliográfica · Consulta y acceso
Artículo

INTERAKSI PARASOSIAL

Dimas Aldi Saifuddin et al · Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro · 2015

Acceso abierto al texto completo
Lectura rápida. Revisá los datos básicos del recurso y luego accedé al contenido desde el botón principal. En esta ficha solo se muestra la información necesaria para identificar la obra, citarla y abrirla.

Acceso al recurso

Entrá al contenido desde la opción principal o elegí otra fuente disponible.

DOAJ DOAJ Articles
Entrar por DOAJ
Acceso principal

Acceso abierto al texto completo

Texto completo identificado como acceso abierto.
Abrir texto

Resumen

Descripción general del contenido del recurso.

Konten-konten dunia hiburan yang semakin beragam membuat penonton tidak hanya dapat melihat para artis menunjukkan keahliannya, tetapi juga mengenal dan mengetahui kehidupan pribadi para artis tersebut. JKT48 hadir dengan konsep idola yang dapat ditemui yang membuat para penggemarnya memungkinkan untuk berinteraksi secara langsung dengan anggota JKT48. Hal tersebut secara tidak langsung membuat para penggemar JKT48, membentuk kelekatan dengan anggota JKT48 favoritnya. Fenomena ini disebut interaksi parasosial. Interaksi parasosial merupakan suatu interaksi sosial yang terjalin antara individu dengan artis atau tokoh media dan terjadi seperti interaksi sosial secara langsung. Hal ini disebabkan karena otak manusia memproses pengalaman melihat melalui media sama seperti “pengalaman langsung”, individu secara khusus bereaksi terhadap artis yang mereka sukai seperti yang mereka lakukan terhadap orang yang secara nyata ada di depan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Subjek penelitian berjumlah tiga orang yang diperoleh menggunakan teknik purposif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi parasosial penggemar JKT48 berada pada tingkatan entertainment social-value, di mana interaksi parasosial dilakukan karena konformitas kelompok, dan intense-personal feeling, di mana interaksi parasosial yang dilakukan telah sampai pada tahap menganggap idola sebagai orang yang dekat dan mengembangkan hubungan parasosial dengan idolanya tersebut. Faktor-faktor yang mendasari terjadinya interaksi parasosial adalah pemenuhan tugas perkembangan, kebutuhan akan hubungan sosial, dan konformitas.

Cómo citar

Elegí el formato que necesitás y copiá la referencia al portapapeles.

APA 7

al, D. A. S. E. (2015). INTERAKSI PARASOSIAL. https://doi.org/10.14710/empati.2014.7568

MLA

al, Dimas Aldi Saifuddin et. "INTERAKSI PARASOSIAL." 2015. https://doi.org/10.14710/empati.2014.7568.

Chicago

al, Dimas Aldi Saifuddin et. 2015. "INTERAKSI PARASOSIAL.". https://doi.org/10.14710/empati.2014.7568.

Harvard

al, D. A. S. E. 2015, INTERAKSI PARASOSIAL, Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, available at: https://doi.org/10.14710/empati.2014.7568 [Accessed 6 Aug. 2026].

Compartir e imprimir

Guardá la ficha, copiá su enlace permanente o imprimila como PDF.

Exportar referencia

Si usás un gestor bibliográfico, podés exportar el registro en los formatos más comunes.

Detalles del recurso

Información bibliográfica útil para confirmar que se trata del material correcto.

Título
INTERAKSI PARASOSIAL
Autor / colaboradores
Dimas Aldi Saifuddin et al
Editorial
Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro
Año de publicación
2015
ISSN
2337-375X
ISSN
2337-375X
Idioma
Inglés

Materias

Explorá otros recursos relacionados a partir de estas materias.

Copiado