Back to results
Bibliographic record · Consultation and access
Artículo

Motivasi Kejehatan Repetitif Residivis DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PATI

Indra Widya Nugraha et al · Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro · 2014

Open-access full text
Quick overview. Review the resource’s basic details, then access the content using the main button. This page shows only the information needed to identify, cite, and open the work.

Resource access

Open the content from the main option or choose another available source.

DOAJ DOAJ Articles
Entrar por DOAJ
Main access

Open-access full text

Texto completo identificado como acceso abierto.
Open text

Summary

Descripción general del contenido del recurso.

Kejahatan merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia di dunia. Salah satu perbuatan yang menyimpang dari norma pergaulan hidup manusia, kejahatan (tindak pidana) merupakan masalah sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi. Sampel terdiri dari tiga orang berjenis kelamin laki-laki telah menjalani minimal 2 kali/lebih tahanan hukumandi Lembaga Pemasyarakatan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa, para residivis digerakkan olehfaktor internal meliputi kontrol diri lemah, ketagihan, habbit/kebiasaan, niat, keahlian/skill serta gaya hidup, sedangkan faktor eksternal meliputi kondisi lingkungan/environment, adanya pengaruh orang lain, dan adanya faktor ekonomi, Penyebab-penyebab individu melakukan kejahatan berulang tersebut meliputi bagaimana hasil yang diperoleh sangat sesuai dengan keinginan subjek. Melakukan kejahatan tersebut dikarenakan niat dan jobseeker. Bebas dari Lapas para mantan narapidana masih mendapatkan stigma masyarakat yang menganggap mantan narapidana sebagai individu yang berbahaya jika kembali ke masyarakat. Ketiga subjek memiliki motivasi ketika melakukan tindak kejahatannya. Motivasi tersebut berbeda-beda dari tiap subjek. Subjek melakukan tindak kejahatan repetitif dikarenakan subjek sudah ahli, ketagihan dan kebiasaan. Motivasi melakukan tindak kejahatan tersebut menurut subjek adalah baik karena ingin membahagiakan keluarganya. Motivasi kejahatan repetitif tersebut dilakukan subjek karena adanya keinginan atau usaha untuk mencari uang dengan cepat dengan waktu yang singkat, hal ini yang disebut mentalitas instant.

How to cite

Elegí el formato que necesitás y copiá la referencia al portapapeles.

APA 7

al, I. W. N. E. (2014). Motivasi Kejehatan Repetitif Residivis DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PATI. https://doi.org/10.14710/empati.2013.5310

MLA

al, Indra Widya Nugraha et. "Motivasi Kejehatan Repetitif Residivis DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PATI." 2014. https://doi.org/10.14710/empati.2013.5310.

Chicago

al, Indra Widya Nugraha et. 2014. "Motivasi Kejehatan Repetitif Residivis DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PATI.". https://doi.org/10.14710/empati.2013.5310.

Harvard

al, I. W. N. E. 2014, Motivasi Kejehatan Repetitif Residivis DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PATI, Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, available at: https://doi.org/10.14710/empati.2013.5310 [Accessed 6 Aug. 2026].

Share and print

Save the record, copy its permanent link, or print it as a PDF.

Export reference

You can export the record in common formats for use in a reference manager.

Resource details

Bibliographic information to help confirm that this is the correct material.

Title
Motivasi Kejehatan Repetitif Residivis DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PATI
Author / contributors
Indra Widya Nugraha et al
Publisher
Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro
Publication year
2014
ISSN
2337-375X
ISSN
2337-375X
Language
English

Subjects

Explore related resources through these subjects.

Copied