Back to results
Bibliographic record · Consultation and access
Artículo

ANAKKU “BERBEDA” (PENGALAMAN MENJADI IBU DARI REMAJA AUTIS)

Adinda Evita Brenda Iasha et al · Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro · 2022

Open-access full text
Quick overview. Review the resource’s basic details, then access the content using the main button. This page shows only the information needed to identify, cite, and open the work.

Resource access

Open the content from the main option or choose another available source.

DOAJ DOAJ Articles
Entrar por DOAJ
Main access

Open-access full text

Texto completo identificado como acceso abierto.
Open text

Summary

Descripción general del contenido del recurso.

Memiliki anak dengan berkebutuhan khusus adalah beban bagi orang tua terutama seorang ibu, baik secara fisik ataupun mental. Setiap makhluk yang hidup pasti akan tumbuh dan berkembang, sama halnya dengan remaja autis mengalami perkembangan yang sama dengan individu remaja lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengalaman ibu memiliki anak dengan autisme yang sudah memasuki usia remaja. Karakteristik subjek dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak remaja autis, sudah memasuki masa pubertas dan anak Autism Spectrum Disorder yang sudah mendapat diagnosis secara medis. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dalam pengambilan data. Wawancara dilakukan kepada tiga ibu yang memiliki anak autis dengan menggunakan teknik purposive untuk menentukan subjek penelitian. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil dari penelitian ini menemukan 8 tema; perkembangan anak autis, masa pubertas anak autis, tekanan sosial yang dihadapi ibu, problematika dalam mengasuh anak autis, pendidikan seksual sederhana untuk anak autis, dukungan lingkungan dan keluarga, hikmah memiliki anak autis dan penerimaan atas keadaan anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga subjek mengalami dampak psikologis yang berbeda-beda mulai dari ketidakberdayaan mengasuh anak karena kurangnya edukasi mengenai anak autis, kecemasan masa depan anak, merasa minder, malu, menyalahkan diri sendiri, frustrasi bahkan jengkel terhadap anak. Dukungan sosial sangat dibutuhkan untuk ibu yang memiliki anak autis. Dengan adanya dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar yang positif menambah kepercayaan diri ibu untuk dapat menerima keadaan anak. Kata kunci: pengalaman ibu; perkembangan remaja autis; remaja autis

How to cite

Elegí el formato que necesitás y copiá la referencia al portapapeles.

APA 7

al, A. E. B. I. E. (2022). ANAKKU “BERBEDA” (PENGALAMAN MENJADI IBU DARI REMAJA AUTIS). https://doi.org/10.14710/empati.2022.33358

MLA

al, Adinda Evita Brenda Iasha et. "ANAKKU “BERBEDA” (PENGALAMAN MENJADI IBU DARI REMAJA AUTIS)." 2022. https://doi.org/10.14710/empati.2022.33358.

Chicago

al, Adinda Evita Brenda Iasha et. 2022. "ANAKKU “BERBEDA” (PENGALAMAN MENJADI IBU DARI REMAJA AUTIS).". https://doi.org/10.14710/empati.2022.33358.

Harvard

al, A. E. B. I. E. 2022, ANAKKU “BERBEDA” (PENGALAMAN MENJADI IBU DARI REMAJA AUTIS), Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, available at: https://doi.org/10.14710/empati.2022.33358 [Accessed 5 Aug. 2026].

Share and print

Save the record, copy its permanent link, or print it as a PDF.

Export reference

You can export the record in common formats for use in a reference manager.

Resource details

Bibliographic information to help confirm that this is the correct material.

Title
ANAKKU “BERBEDA” (PENGALAMAN MENJADI IBU DARI REMAJA AUTIS)
Author / contributors
Adinda Evita Brenda Iasha et al
Publisher
Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro
Publication year
2022
ISSN
2337-375X
ISSN
2337-375X
Language
English

Subjects

Explore related resources through these subjects.

Copied