Back to results
Bibliographic record · Consultation and access
Artículo

PENGALAMAN MENJADI NARAPIDANA REMAJA DI LAPAS KLAS I SEMARANG

Dwike Putri Hilman et al · Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro · 2018

Open-access full text
Quick overview. Review the resource’s basic details, then access the content using the main button. This page shows only the information needed to identify, cite, and open the work.

Resource access

Open the content from the main option or choose another available source.

DOAJ DOAJ Articles
Entrar por DOAJ
Main access

Open-access full text

Texto completo identificado como acceso abierto.
Open text

Summary

Descripción general del contenido del recurso.

Kenakalan remaja di Indonesia telah mencapai tingkat yang cukup meresahkan masyarakat. Tindak perilaku menyimpang yang dilakukan pada usia yang relatif muda menyebabkan remaja pada akhirnya harus mempertanggungjawabkan tindakannya dan menerima konsekuensi hukuman berupa sanksi pidana penjara di Lembaga Pemasyarakatan. Penelitian ini berfokus pada narapidana remaja laki-laki yang menjalani proses hukum pidana penjara di Lapas Klas I Semarang. Bertujuan untuk memahami gambaran faktor penyebab remaja melakukan tindak pidana dan memahami pengalaman serta dampak psikologis yang terjadi pada narapidana remaja selama menjalani proses hukum pidana penjara di Lapas Klas I Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian berjumlah tiga orang, ditentukan dengan teknik purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumen audio. Hasil penelitian menemukan bahwa gambaran kualitas hubungan dengan keluarga dan lingkungan pergaulan yang negatif memberi pengaruh besar bagi ketiga dalam melakukan tindak pidana. Pengalaman menjadi narapidana remaja memberikan dampak positif dan negatif pada narapidana remaja. Dampak positif yang dirasakan oleh ketiga subjek yaitu merasa lebih dapat peduli dengan orang disekitar dan mandiri. Dampak negatif yang dirasakan yaitu, subjek 1 merasa dirinya malu menjadi narapidana, sedangkan subjek 2 menilai dirinya sebagai penjahat karena berada dipenjara dan subjek 3, merasa masih sulit menilai keadaan dirinya saat ini.

How to cite

Elegí el formato que necesitás y copiá la referencia al portapapeles.

APA 7

al, D. P. H. E. (2018). PENGALAMAN MENJADI NARAPIDANA REMAJA DI LAPAS KLAS I SEMARANG. https://doi.org/10.14710/empati.2017.19748

MLA

al, Dwike Putri Hilman et. "PENGALAMAN MENJADI NARAPIDANA REMAJA DI LAPAS KLAS I SEMARANG." 2018. https://doi.org/10.14710/empati.2017.19748.

Chicago

al, Dwike Putri Hilman et. 2018. "PENGALAMAN MENJADI NARAPIDANA REMAJA DI LAPAS KLAS I SEMARANG.". https://doi.org/10.14710/empati.2017.19748.

Harvard

al, D. P. H. E. 2018, PENGALAMAN MENJADI NARAPIDANA REMAJA DI LAPAS KLAS I SEMARANG, Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, available at: https://doi.org/10.14710/empati.2017.19748 [Accessed 5 Aug. 2026].

Share and print

Save the record, copy its permanent link, or print it as a PDF.

Export reference

You can export the record in common formats for use in a reference manager.

Resource details

Bibliographic information to help confirm that this is the correct material.

Title
PENGALAMAN MENJADI NARAPIDANA REMAJA DI LAPAS KLAS I SEMARANG
Author / contributors
Dwike Putri Hilman et al
Publisher
Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro
Publication year
2018
ISSN
2337-375X
ISSN
2337-375X
Language
English

Subjects

Explore related resources through these subjects.

Copied