Back to results
Bibliographic record · Consultation and access
Artículo

PENGALAMAN MAHASISWA YANG MENJADI MARBUT MASJID

Dhia Elhakim et al · Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro · 2020

Open-access full text
Quick overview. Review the resource’s basic details, then access the content using the main button. This page shows only the information needed to identify, cite, and open the work.

Resource access

Open the content from the main option or choose another available source.

DOAJ DOAJ Articles
Entrar por DOAJ
Main access

Open-access full text

Texto completo identificado como acceso abierto.
Open text

Summary

Descripción general del contenido del recurso.

Mahasiswa dipandang oleh masyarakat sebagai calon intelektual bangsa. Sebagian mahasiswa, atas berbagai pertimbangan, memutuskan berkuliah sambil bekerja sebagai marbut. Marbut adalah seseorang yang bertugas menjaga dan mengurus masjid. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan memahami pengalaman mahasiswa yang menjadi marbut.Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif fenomenologis dengan metode analisis eksplikasi data. Partisipan dalam penelitian ini adalah tiga orang mahasiswa dan sudah bekerja menjadi marbut lebih dari satu tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan metode wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukan alasan terbesar ketiga subjek bekerja menjadi marbut adalah karena ingin mencari lingkungan yang bisa membantu subjek menjaga rutinitas ibadah. Kondisi ekonomi keluarga juga menjadi faktor tambahan yang menyebabkan ketiga subjek memutuskan untuk bekerja menjadi marbut. Dua dari tiga subjek juga bekerja paruh waktu di luar masjid untuk menambah penghasilan. Selama menjadi marbut ketiga subjek merasakan adanya peningkatan dalam religiusitas yang dilihat dari adanya peningkatan dimensi-dimensi religiusitas yaitu dimensi pengetahuan agama, dimensi efek atau pengalaman, dan dimensi praktik keagamaan. Ketiga subjek selama menjadi marbut juga membangun hubungan hangat dengan takmir dan warga di lingkungan masjid, berhasil melakukan penyesuaian ketika kewalahan menjalankan kegiatan tugas, dan memiliki rencana yang ingin dicapai di masa depan. Ketiga subjek menunjukan peningkatan dalam psychological well-being yang dapat dilihat dari munculnya beberapa dimensi psychologicalwell-being yaitu dimensi penerimaan diri, dimensi hubungan positif, dimensi penguasaan lingkungan, dan dimensi tujuan hidup serta adanya pengaruh positif dari peningkatan religiusitas. Kata Kunci : mahasiswa; marbut, religiusitas, psychological well-being

How to cite

Elegí el formato que necesitás y copiá la referencia al portapapeles.

APA 7

al, D. E. E. (2020). PENGALAMAN MAHASISWA YANG MENJADI MARBUT MASJID. https://doi.org/10.14710/empati.2019.26505

MLA

al, Dhia Elhakim et. "PENGALAMAN MAHASISWA YANG MENJADI MARBUT MASJID." 2020. https://doi.org/10.14710/empati.2019.26505.

Chicago

al, Dhia Elhakim et. 2020. "PENGALAMAN MAHASISWA YANG MENJADI MARBUT MASJID.". https://doi.org/10.14710/empati.2019.26505.

Harvard

al, D. E. E. 2020, PENGALAMAN MAHASISWA YANG MENJADI MARBUT MASJID, Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, available at: https://doi.org/10.14710/empati.2019.26505 [Accessed 6 Aug. 2026].

Share and print

Save the record, copy its permanent link, or print it as a PDF.

Export reference

You can export the record in common formats for use in a reference manager.

Resource details

Bibliographic information to help confirm that this is the correct material.

Title
PENGALAMAN MAHASISWA YANG MENJADI MARBUT MASJID
Author / contributors
Dhia Elhakim et al
Publisher
Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro
Publication year
2020
ISSN
2337-375X
ISSN
2337-375X
Language
English

Subjects

Explore related resources through these subjects.

Copied